Senin, 09 Maret 2015

Cara Mengangulangi Penyakit Diare

Penyebab, Gejala, Pengobatan dan Pencegahan Penyakit Diare pada Bayi, Anak-anak dan Dewasa

Penyakit diare dapat menyerang siapa saja, baik itu anak-anak maupun orang dewasa. Diare adalah sebuah penyakit di mana penderita mengalami rangsangan buang air besar yang terus-menerus dan tinja atau feses memiliki kandungan air yang berlebihan.

Penyebab Diare

Diare bukanlah penyakit yang datang dengan sendirinya. Biasanya ada yang menjadi pemicu terjadinya diare. Secara umum, berikut ini beberapa penyebab diare, yaitu:
  • Infeksi oleh bakteri, virus (sebagian besar diare pada bayi dan anak disebabkan oleh infeksi rotavirus) atau parasit.
  • Alergi terhadap makanan atau obat tertentu terutama antibiotik.
  • Infeksi oleh bakteri atau virus yang menyertai penyakit lain seperti: Campak, Infeksi telinga, Infeksi tenggorokan, Malaria, dll.
  • Pemanis buatan.
  • Pada bayi saat dikenalkam MPASI seringkali memiliki efeksamping diare karena perut kaget dengan makanan dan minuman yang baru dikenal lambungnya.

Diare selain disebabkan oleh beberapa infeksi virus dan juga akibat dari racun bakteria, juga bisa disebabkan oleh faktor kebersihan lingkungan tempat tinggal. Lingkungan yang kumuh dan kotor menjadi tempat berkembang bakteri (E.coli), virus dan parasit (jamur, cacing, protozoa), dan juga lalat yang turut berperan dalam membantu penyebaran kuman penyakit diare.

Istilah Diare dibagi menjadi berbagai macam bentuk diantaranya:
  1. Diare akut : kurang dari 2 minggu
  2. Diare Persisten : lebih dari 2 minggu
  3. Disentri : diare disertai darah dengan ataupun tanpa lender
  4. Kholera : diare dimana tinjanya terdapat bakteri Cholera

Diare jarang membahayakan, namun dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan nyeri kejang pada bagian perut. Meskipun tidak membutuhkan perawatan khusus, penyakit diare perlu mendapatkan perhatian serius, karena dapat menyebabkan dehidrasi (kekurangan cairan tubuh). Dehidrasi dapat ditengarai dengan gejala fisik seperti bibir terasa kering, kulit menjadi keriput, mata dan ubun-ubun menjadi cekung, serta menyebabkan syok. Untuk mencegah dehidrasi dengan meminum larutan oralit. Karena itu, penderita diare harus banyak minum air dan diberi obat anti diare.
Jika diare tidak segera diobati akan menimbulkan kematian karena  menurut data badan Kesehatan Dunia (WHO—World Healt Organitation ) Penyakit mencret atau diare adalah penyebab nomor satu kematian balita diseluruh dunia. Yang membunuh lebih dari 1,5 juta orang pertahun .

Gejala Diare

Beberapa gejala penyakit diare dapat langsung dikenali atau dirasakan oleh penderita. Di antara gejala tersebut adalah:
  • Buang air besar terus menerus disertai dengan rasa mulas yang berkepanjangan
  • Tinja yang encer dengan frekuensi 4 x atau lebih dalam sehari
  • Pegal pada punggung, dan perut sering berbunyi
  • Mengalami dehidrasi (kekurangan cairan tubuh)
  • Diare yang disebabkan oleh virus dapat menimbulkan mual dan muntah-muntah
  • Badan lesu atau lemah
  • Panas
  • Tidak nafsu makan
  • Darah dan lendir dalam kotoran

Salah satu gejala lainnya dari penyakit diare adalah gastroenteritis. Gastroenteritis adalah peradangan pada saluran pencernaan yang diakibatkan oleh infeksi atau keracunan makanan.

4 cara penggulangan diare antara lain :
  1. Meminum oralit atau dapat membuatnya sendiri dengan melarutkan 1 sendok teh garam dan 8 sendok teh gula dalam 1 liter air matang.
  2. Jaga hidrasi dengan elektrolit yang seimbang. Ini merupakan cara paling sesuai di kebanyakan kasus diare, bahkan disentri. Mengkonsumsi sejumlah besar air yang tidak diseimbangi dengan elektrolit yang dapat dimakan dapat mengakibatkan ketidakseimbangan elektrolit yang berbahaya dan berakibat fatal
  3. Mencoba makan lebih sering tapi dengan porsi yang lebih sedikit, frekuensi teratur, dan jangan makan atau minum terlalu cepat.
  4. Menjaga kebersihan dan isolasi: Kebersihan tubuh merupakan faktor utama dalam membatasi penyebaran penyakit

Adapun diare yang disertai dengan keluarnya darah bersama tinja, dimungkinkan karena ada peradangan atau infeksi di sekitar usus (Ulceratif Colitis). Jika terbukti mengidap Ulceratif colitis, penderita harus menjalani diet ringan dan mendapat obat antiperadangan. Apabila keadaan penderita belum membaik dalam waktu 48 jam, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif.


Penyakit Diare dan Cara Menanggulanginya

Karena tangan merupakan salah satu bagian tubuh yang paling sering melakukan kontak langsung dengan benda lain, maka sebelum makan disarankan untuk mencuci tangan dengan sabun. Sebuah hasil studi Cochrane menemukan bahwa dalam gerakan-gerakan sosial yang dilakukan lembaga dan masyarakat untuk membiasakan mencuci tangan menyebabkan penurunan tingkat kejadian yang signifikan pada diare. baca juga artikel obat herbal diare

Pengobatan Penyakit Diare Secara Tradisional

Ace Maxs adalah obat herbal perpaduan bahan utama alami yakni kulit manggis dan daun sirsak, yang dimana kedua bahan tersebut memilki khasiat dalam mengobati berbagai macam penyakit dengan khasiat yang sangat ampuh serta aman untuk dikonsumsi. Ace Maxs diproduksi oleh PT.H2O nternasional tbk ini sudah teruji secara klinis dan sudah mempunyai dari DEPKES RI No. 113317401444-17 yang memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, sehingga cocok untuk pengobatan berbagai macam penyakit terutama pada diare.

obat tradisional penyakit diareKhasiat kulit manggis ini memiliki kandungan yang sangat ampuh untuk mengobati diare, dengan adanya zat senyawa antioksidan yang bernama Xanthone  ini mampu membunuh bahkan mencegah perkembang biakan virus, bakteri. Karena Xanthone ini memiliki daya kerja sebagai antijamur, antiradang, antivirus, antimikroba, antibiotik dan antivirus HIV. Sehingga khasiat pada kulit manggis ini mampu mengobati diare secara total hingga sembuh.

Berdasarkan data dan hasil dari berbagai penelitian, kandungan yang terdapat dalam sirsak yaitu Acetogenins dikatakan sebagai antikanker. Zat ini memiliki daya kerja 10.000 kali lebih kuat dalam membunuh dan memperlambat pertumbuhan sel kanker secara alami dibandingkan dengan adriamycin atau kemoterapi yang biasa digunakan. Zat kanker dalam daun sirsak memang lebih kuat dan dapat diandalkan untuk penanganan masalah kanker dan bukti sudah di uji lebih dari 20 laboraturium yang hasilnya sama mengesankan tentang khasiat daun sirsak untuk kanker. Serta keunggulan lainnya Acetogenins ini bekerja secara selektif dengan hanya membunuh dan mematikan sel kanker yang jahat tanpa mengganggu atau merusak sel yang masih sehat agar tetap tumbuh.
Berikut testimoni keampuhan ace maxs sebagai obat tradisional diare

Nama    : Zaki Anwar
Asal       : Jakarta, DKI Jakarta
Umur     : 10 tahun
Profesi   : Pelajar SD (Sekolah
Penyakit : Diare

Demam dan diare diderita oleh Zaki. Sebelum saya putuskan ke dokter saya coba berikan 30 ml Ace – Maxs kepada anak saya. Langsung dia tidur dan bangun-bangun kondisi sudah segar kembali. Tidak sampai 1 jam, panasnya turun dan diarenya mampat. Saya teruskan sampai dia benar-benar sembuh. Akhirnya tidak jadi ke dokter. Selain itu Zaki juga tambah tinggi dan cerdas karena sering minum Ace – Maxs. Kesaksian ini dituturkan oleh Ibunda Zaki, Risa.

Nama       : Raihan
Asal          : Bondowoso, Jatim
Umur       : 5 tahun
Penyakit  : Panas tinggi dan diare

Raihan menderita demam tinggi dan diare. Setelah minum Ace MAxs 2 sendok makan, panasnya turun dan diarenya berhenti. Alhamdulillah Raihan sudah bisa bermain kembali dalam waktu 10 menit kemudian.

sumber link : http://acemaxsok.com/obat-penyakit-diare-herbal-alami/


  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar